Showing posts with label Cerita Produk. Show all posts
Showing posts with label Cerita Produk. Show all posts

Saturday, September 15, 2012

Scotch-Brite® Magic Eraser Pad Emang Magic !!!

Seringnya kita suka sebal ketik kursi atau sofa kita yang dilapisis dengan kulit sintetis mulai bernoda karena debu yang menempel, cara membersihkan yang salah dll. Dahulu, caraku membersihkan sofa (dgn kulit sintetis) adalah dengan menggunakan lap basah dna kalau lagi rajin menambahkan air sabun untuk mengangkat kotoran. Namun sekarang aku menemukan alat baru yang EFEKTIF untuk mengangkat noda dan membersihkan Sofa dgn kulit sintetis, alat tersebut adalah Scotch-Brite® Magic Eraser Pad yang bisa digunakan untuk membersihkan coretan crayon, pulpen dan spidol di dinding.

Disuatu pagi ketika libur lebaran 2012 ini, aku mencoba membersihkan bantalan kursi dirak sepatu yang selama ini jarang di lap dan pernah karena menggunakan lap basah, maka debu makin menempel sehingga bantalan kursi tersebut akhirnya malah menjadi tempat menaruh barang ;(. Bantalan kursi rak sepatu yang menghitam disebabkan karena kondisi rumah dipinggir jalan yang ramai kendaraan sehingga debu merupakan teman sehari-hari. Pagi tersebut aku mencoba menggosokan Magic Eraser Pad di bantalan duduk tersebut dan WowTernyata....kotorannya bisa terangkat, usapan pertama (sayangnya lupa foto sebelum di lap) masih meninggalkan kotoran menempel sehingga aku lanjutkan dengan membilas eraser pad tersebut dan gosok lagi. Alhasil....Cring...cring... bantalan kursi kembali bersih dan berwarna Putih Gading kembali. Alat ini efektif karena sudah dilengkapi bahan pembersih di area sponge putihnya yang jika kena air maka berfungsi seperti air sabun sehingga tidak perlu bolak-balik celupin ke air sabun. Ketika Spongenya sudah terlihat hitam/kotor, maka kita tinggal membilasnya untuk membuang kotoran yang menempel. Dan semakin digunakan maka lama-lama sponge putihnya akan semakin menipis sampai habis (pertanda harus beli baru).

berikut adalah hasil penggunaan Scotch-Brite® Magic Eraser Pad. *sayangnya foto bantalan kursi yang super hitam lupa di foto sebelum dilap pertama kali.


Thursday, July 5, 2012

Bye-bye Radang Tenggorokan dengan Watermelon Frost (Hong Fung San)

Hari ini setelah membaca status teman di www.linkedin.com "radang tenggorokan memang bisa menyebabkan demam" membuatku tertarik menulis. Radang tenggorokan sendiri biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri dan sering diderita oleh para perokok karena menurutku racun dr rokok membuat saluran nafas menjadi lbh mudah sakit & terinfeksi kuman. Dan  Ketika radang tenggorokan terjadi, tubuh secara alami akan berusaha membunuh kuman penyebabnya dengan cara meningkatkan suhu tubuh sebagai bentuk pertahanan alami, dan kita mengenalnya sebagai demam. Jika radang tenggorokannya belum parah, biasanya akan sembuh sendiri, namun jika sudah parah, maka dibutuhkan bantuan dari luar yang biasannya dalam bentuk obat atau antibiotik. Namun ketika kita terlalu sering mengkonsumsi antibiotik maka virus/bakteri dalam tubuh dapat menjadi immune/kebal sehingga membutuhkan dosis yg lebih tinggi lagi yg akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh kita. Lantas bagaimana menyembuhkannya?.
Aku mengetahui cara efektif menyembuhkan radang tenggorokan tanpa antibiotik ketika mulai pacaran dengan suamiku, dimana dia dulunya (harusnya sudah menjadi dulu) bisa dikategorikan sebagai perokok berat yang menghabiskan satu bungkus rokok/hari. Karena kebiasaan tersebut maka penyakit radang tenggorokan merupakan teman bulanan dia. Setiap bulan pasti selalu kena radang tenggorokan yg mengakibatkan demam tinggi. Dan yang dia lakukan setiap saat adalah datang ke dokter dan diberikan antibiotik untuk menyembuhkan. Sampai dia bisa hafal antibiotik apa yg bisa menyembuhkannya dan yang mana yg tidak karena faktor kekebalan bakteri/virus terhadap obat yg ada. Sampai suatu ketika, aku tidak ingat persis bagaimana dia mulai menyemprotkan bubuk yg aku kenal sebagai "hong fung san/ang hong sua" yang saat ini sudah tersedia dibanyak apotik seperti century, guardian dll dengan nama "watermelon frost" kearea tenggorokan setiap kali dia merasakan radang ditenggorokan dan alhasil dia tidak perlu ke dokter lagi & tidak meminum antibiotik lagi. Begitu juga dengan kakak iparku yg suatu hari mengalami demam tinggi dan tidak sembuh-sembuh meskipun dia sudah kedokter dan diberikan antibiotik,  sampai akhirnya mamaku menyarankan untuk menyemprotkan hong fung san tadi dan viola!, keesokan harinya, sakit sudah mulai mereda, demampun sudah mulai turun. Pengalaman diatas membuatku yakin terhadap khasiat bubuk ini dan aku selalu menyarankan penggunaan ini ke teman yg mengalamai radang tenggorokan.
Bagi orang medan(setahuku), hong fung san ini, sangat terkenal. kita menggunakan ang hong sua/hong fung san ini untuk membersihkan mulut bayi dengan cara melap-kan bubuk tersebut kedalam mulut bayi. Dan setiap kali sariawan, maka bubuk ini digunakan. Jaman dulu, produk ini tersedia dalam botol beling dengan penutup seperti dari lilin. Jika mau menggunakan untuk area mulut yg agak dalam, maka kita akan melinting kertas menjadi sedotan,  memasukkan bubuknya kesatu sisi dan menyemprotkannya dari sisi yg lain, tapi sekarang sudah tersedia dengan bentuk botol yang sudah ada pipa kecil dan tinggal dipencet botolnya, maka bubuknya sudah bisa masuk ke dalam mulut. Sudah jauh lebih praktis.
Namun apapun yg kita gunakan untuk menyembuhkan radang tenggorokan, tetap yang terbaik adalah MENCEGAH jangan sampai terjadi dengan cara Berhenti merokok, makan makanan yg sehat dan banyak minum air putih.
Happy be healthy.......:)
Btw, ini merupakan tulisan berdasarkan pengalaman pribadi tanpa ada pembuktian secara resmi yang bersifat scienctific dan mungkin memiliki dampak yang berbeda antar masing-masing orang.

Saturday, June 9, 2012

WowTernyata "Memoboard @Postit_ID Kuat Menahan Gantungan Kunci Besi"

Seperti biasa, setiap weekend pastinya menghabiskan waktu membersihkan kamar setelah seminggu ditelantarkan dengan penempatan  barang seadanya dan lain-lain. Karena sudah cukup lama tidak membersihkan secara keseluruhan sehingga debu di lemari atau meja lumayan tebal. Sambil membersihkan sambil merapikan, aku menemukan dua aksesoris gantungan kunci berpasangan yang unik. Gantungan kunci ini diberikan temanku beberapa tahun yang lalu dan Pas menikah, kita langsung menggunakan gantungan kunci ini karena berpasangan. Sayangnya baru dipakai ga lebih dari 3 bulan, aksesoris gantungan kuncinya malah copot dari gantungannya karena bulatan kawat/besinya terbuka. Awalnya mau dipasang kembali ke gantungannya namun sampai hari ini pun tidak dipasang. Dan pas beres-beres kamar, ngeliat lagi tapi dibuang sayang karena lucu. sepasang pria dan wanita yang menggunakan baju tradisional Cina. Akhirnya terpikirkan untuk mencoba menempelkan di Post-it Memoboard buat aksesoris di kamar.

Buat teman-teman yang binggung Memoboard seperti apa, ini adalah seperti selembar kertas karton, namun permukaan depannya ada lem yang memungkinkan kita menempelkan kertas, foto dll terus bisa dicabut tempel seperti mading sehingga tidak membutuhkan selotip/push pin/magnet dll dan tidak merusak kertas atau photo yang ktia tempeli. Karena terbuat dari kertas, memungkinkan kita untuk mengguntingnya membuat bentuk yang kita sukai, kebetulan aku membuatnya menjadi bentuk hati (seperti di gambar). Karena Post-it Memoboard tersebut sudah lama terpasang, pastinya debu pun menempel di depannya, akhirnya aku bersihkan terlebih dahulu dengan Scotch Magic Tape sehingga kotoran debu dll terangkat dan permukaan memoboard dapat ditempeli lagi. Setelah itu, langsung aku tempelkan aksesoris gantungan kunci sekitar jam 11AM dan Viola, sampai saat aku menulis blog ini (jam 6PM), aksesori tersebut masih menempel. Luar biasa daya rekat Post-it Memoboard ini.

Selain memasang memoboard dikamar, juga memasangnya didapur untuk ditempeli semua flyer delivery order dan kartu nama sehubungan dengan makanan atau kebutuhan rumah yang bisa pesan antar. Enaknya juga, memoboard ini sudah dilengkapi dengan perekatnya yang namanya Command Strip, jadi tinggal tempel dimanapun kita mau dan kalau mau dipindahin ke tempat lain, tinggal cabut command strip tersebut dan pasang lagi ditempat baru. Jadi ga usa binggung harus Pakai paku dulu kalau kita mau pakai papan dinding kaya jaman sekolah dulu.

Post-it Memoboard memang Bulletin Board yang Modern

Saturday, June 2, 2012

WowTernyata "Gini Caranya Pakai 3M Privacy Filter"


Sudah hampir 6 bulan aku punya Laptop Privacy Filter dari 3M yang membuat layar laptop kita tidak mudah dilihat orang lain khususnya ketika kita berada di tempat umum atau tepatnya ketika kita mau melakukan sesuatu yang tidak mau dilihat oleh teman sekitar ataupun Bos ( :D ) seperti melihat rekening, melihat slip gaji, melamar pekerjaan di perusahaan lain, main game pas jam kantor, hahahahaha2x. Dengan memasang 3M Privacy Filter di layar, orang yang lalu lalang akan lebih susah melihat apa yang sedang kita lakukan khususnya ketika mereka berada disamping kita. Layar hanya bisa terlihat ketika mereka ada tepat sebaris dengan kita (dibelakang kita). Seperti gambar disamping.


Namun meskipun aku sudah punya filter ini dalam waktu yang cukup lama, namun aku jarang menggunakannya karena aku merasa layar komputernya jadi blur sehingga malah membuat mataku terasa cepat lelah. privacy filter ini memiliki tekstur yang berbeda di dua sisinya. satu sisi yang seperti Doff, satu sisi yang glossy. Selama ini aku memasang sisi doff di depan dan ini membuat layar terlihat blurr (menurutku), sampai sekitar 2 hari yang lalu, aku mulai berpikir "tidak mungkin 3M menggeluarkan produk privacy filter yang membuat mata orang malah terasa lelah, harusnya produk yang dikeluarkan memang membantu orang". Sehingga aku coba membalikkan filternya sehingga bagian glossy menghadap kedepan, ehm...memang sudah lebih jelas tapi masih blurr....setelah di coba ini itu, menekan sana dan sini akhirnya aku menemukan cara menggunakan Privacy Filter yang membuat layar terlihat tetap tajam Yaitu Pasang Privacy Filter dengan Bagian Glossy menghadap ke depan (ke Pengguna) dan pastikan terpasang dengan pas dan benar-benar menempel di layarnya tanpa ada rongga. Rongga antara Privacy filter dengan layar lah yang ternyata selama ini membuat layar laptopku terlihat blurr selama ini.



Sekarang setelah memasang dengan benar, mata terasa lebih nyaman & informasi di layar laptopku pun lebih terjaga apalagi kalau lagi butek otaknya dan butuh untuk main game di jam kerja.....:D.

Happy Using 3M Privacy Filter.


Tuesday, May 8, 2012

WowTernyata Gini Cara Hemat Pakai Post-it Notes

Karena sudah berada diluar kantor untuk berbagai kegiatan hampir 2 minggu, otomatis email di inbox merah semua karena belum sempat di baca. Jumlah email yang mencapai 100 lebih sangat melelahkan untuk dibuka satu per satu tapi mau ga mau harus buka juga karena pasti harus ada yang di follow up. Biasanya aku selalu membiarkan email yang belum selesai di followup terbuka & kalau uda selesai baru di close. Namun karena kali ini email barunya banyak, akhirnya aku menarik selembar Post-it notes dan menempelkannya di meja. Langsung semua yang harus di follow up aku catat satu per satu dan hasilnya ada 14 hal yang tercatat untuk dikerjakan ASAP.


Dengan membuat list things to do ini, sangat membantu ku mengingat apa yang harus dikerjakan karena kalau lagi banyak kerjaan, memory otak terpakai banyak dan pasti bisa banyak miss, namun dengan ada list things to do di Post-it(R) Notes berwarna orange ini, setiap kali noleh pasti langsung kelihatan. Dan malam ini akhirnya selesai juga kerjaan di list Things to do ku tersebut setelah post-it notes tersebut aku cabut tempel cabut tempel dimana-mana mengikuti kemana aku duduk, disitu dia aku tempel lagi. Namun seperti biasa, namanya kerja itu Never Ending Process. Selama masih kerja ya tidak akan ada habisnya kerjaan, selalu akan ada pekerjaan yang baru karena kalau ngga, ya nanti gaji pun tidak ditransfer lagi :D

Untuk memastikan tidak ada pekerjaan yang terlewatkan, akupun mulai mencatat lagi di Post-it(R) Notes, tapi karena malas ngambil note nya lagi, akhirnya aku melipat Post-it notes tersebut & menulis dibelakangnya dan tetap bisa aku pakai lagi untuk nempel karena lemnya memang bagus sehingga aku nempel berulang-ulang pun tetap tidak masalah. Dan secara tidak sengaja jadi memaksimalkan penggunaan post-it notes yang artinya Penghematan. biasanya satu lembar, yang dipakai hanya satu sisi, sekarang satu lembar dipakai dua sisi. Per lembar dipakai dalam durasi yang lebih lama dan Pastinya tetap menempel dengan sempurna. Kalau merk lain, biasanya pakai bentar nempelnya juga uda ga lengket lagi, yang ada hilang sebelum kerjaannya selesai. Namun memang, ketika Post-it notes dipakai di dua sisi dengan cara melipat, kertasnya jadi sedikit terangkat, tapi ya untuk penghematan, masih ok lah. Meskipun harganya lebih tinggi dari pada merk lain, tapi kalau bisa dipakai dua sisi, hitung-hitung bisa lebih hemat sebenarnya.


Post my Things to do in Post-it Notes & Get it Done Without A Miss

Thursday, May 3, 2012

WowTernyata "Teh Putih, Teh Dengan Anti Oksidan Tertinggi"

Pengalaman meminum Teh Putih beberapa saat yang lalu seperti yang aku tulis di http://wowternyatabarutahu.blogspot.com/2012/04/have-nice-tea-break-with-silver-needle.html membuatku penasaran dengan yang namanya Teh Putih. Akhirnya aku pun mencoba mencari tahu lebih banyak tentang Teh & Teh Putih pada khususnya. Teh merupakan minuman yang sangat familiar dikeluargaku karena sejak kecil setiap pagi, mamaku pasti menyeduh teh di teko. Setiap pagi mamaku akan selalu menyuruhku meminum secangkir teh supaya badan lebih sehat. Kalau lagi ga pengen minum, seringnya di ocehin berkepanjangan sampai minum. Apalagi kalau dilihat wajahnya lagi pucat, maka dipastikan kita harus minum secangkir teh sebelum keluar rumah. Selain diminum, karena kita masih memeluk kepercayaan budaya Cina, dimana kita masih memiliki altar sembahyang dirumah, sehingga kita selalu mengganti cangkir teh di altar sembahyang setiap pagi. Karena kebiasaan minum teh itulah, membuatku senang dengan teh yang wanginya menyenangkan sekali buatku. Namun memang selama ini, kita hanya meminum teh dari teh yang ada di pasaran, Teh Celup, Oolong Tea, Green Tea & Jasmine Tea. Dan baru diumur 28 tahun ini, aku mengetahui ada yang namanya Teh Putih. 

Dan setelah dicari tahu, ternyata didunia ini terdapat 4 jenis teh basic yang semuanya berasal dari tanaman Camellia Sinensis namun karena proses yang pengolahan teh yang berbeda, maka terciptalah teh yang berbeda yaitu Teh Hitam, Oolong,  Hijau dan Teh Putih. Seperti terlihat pada gambar disamping maka, Teh Putih merupakan Teh yang mengalami paling sedikit proses pengolahan dan daun teh yang diambil merupakan Pucuk daun teh yang dipetik sebelum merekah dan dilindungi dari sinar matahari untuk mencegah terjadinya pembentukan klorofil dan proses oksidasi. Oleh sebab itu, Teh putih memiliki kandungan Anti Oksidan yang paling tinggi dari semua jenis teh yang ada sehingga dapat mencegah penuaan dini & kanker serta mencegah timbulnya plak pada gigi. Dan ada penelitian di Cina yang mengatakan 1 cangkir teh putih  memiliki kandungan antioksidan setara dengan 12 gelas air jeruk. Namun meskipun teh itu baik, aku pernah membaca artikel bahwa baiknya kita hanya minum 3 gelas/cangkir teh per hari karena semua yang berlebihan tidak baik untuk tubuh.
http://www.facebook.com/WhiteTeaMoment

Teh Putih sendiri ditemukan pada jaman Dinasti Song dimana Orang Cina menemukan bahwa pucuk daun teh bisa menghasilkan rasa yang lebih ringan, lembut & menyegarkan. Karena rasa dan kelangkaannya, Teh Putih pada awalnya merupakan minuman anggota kerajaan & bangsawan dan karena kelangkaannya juga, meskipun Teh Putih sudah terdapat di masyarakat saat ini, harganya tetap mahal karena jumlahnya yang sedikit. Teh Putih sendiri juga ternyata terdiri dari 3 jenis dari kualitas terbaik dan terendah yaitu Silver Needle yang Hanya menggunakan Pucuk daun Teh, White Peony yang ada campuran daun teh dan pucuk daun serta Long Life Eyebrow yang menggunakan daun teh.

Let's Have a Break, Let's Have a Cup of Tea, White Tea Especially


Monday, April 23, 2012

WowTernyata "Ini Yang Bikin Aku Buka Twitter Tiap Hari"

Pagi ini, pas liatin buka Twitter, aku jadi kepikiran loh koq sekarang kayanya kerajingan  Twitter padahal sebelumnya ga pernah tertarik untuk aktif-in account ku di  Twitter. Setelah dipehatikan ternyata daftar dibawah inilah yang bikin aku tertarik untuk aktifin account personal ku & yang bikin aku mau buka  Twitter  terus.

Pengaktifan account personal dimulai sekitar 1 bulan lalu ini karena beberapa hal :
1. pernah dengar dari teman, untuk jadi penyiar radio (impian terpendam), salah satu hal yang dilihat adalah jumlah follower twitter
2. pas lagi jalan bareng adik ipar, dengan cepatnya dia bisa kasih tau ada macet dimana karena apa karena @lewatmana, sampai aku bilang "loh kamu part time di TMC y?
3. pengen promosiin blog baru ku
4. Tuntutan pekerjaan untuk social media kantor

Tapi trus sekarang sepertinya aku malah senang sekali buka twitter lewat Tweetcaster di Galaxy, setiap pagi bangun tidur yang dibuka dulu ya Tweetcaster tersebut, soalnya :
1. karena memang dasarnya ga suka baca berita (soalnya kepanjangan senangnya cuma headline aja) tapi harus tetap uptodate, dan di  Twitter itu karena banyak follow account news seperti @vivanews @detikcom @cnnlive @bbchealth @metro_tv & radio yang lain, jadinya tanpa baca koranpun paling tidak aku bisa uptodate dengan apa yang terjadi tanpa harus baca detail-detail, kalau headlinenya menarik ya tinggal diklik linknya aja. filter berita jadi lebih efektif
2. Pas takut macet, tinggal mention @lewatmana dan tanya aja, pasti dijawab meskipun kadang kelamaan ;(
3. Pas jalanan macet pisan, tinggal buka tweetcaster baca @lewatmana @tmcpoldametro dapatlah semua info kenapa koq bisa macet
4. Sering dapat inspirasi dari tweet singkat yang di follow 
5. pengen nyampein pendapat ttg public figure tinggal langsung tweet & mention accountnya
6. ngebantuin publish blog ku

Jadilah kenapa sekarang jadi kerajingan ngeliat  Twitter tape memang belum sampai setiap 5 menit buka  Twitter terus (syukur ga seperti ini, kalau ngga bisa ga kerja). Paling 1 hari bukanya pas bangun pagi, pas kena macet, pas makan siang, pas malam sebelum tidur. Jadi kaya jadwal minum obat.....Qiqiqiqi. Meskipun belum aktif ngetweet, tapi its a start that maybe can lead me become presenter (ngarep.com:D ). 

Tweet like a bird, short but frequent & that's  Tweeter (Read : Twitter :D ).

Ps: setelah dipublish baru sadar spellingnya salah Twitter jadi Tweeter, pantesan pas googling image koq yang muncul speaker.....hahaha. 

Thursday, April 19, 2012

Tulisan Lama "Jelambar : Labirin of Food & Trade Area "


Tulisan ini aku ambil dari flyfo.webs.com yang aku tulis ini tgl 2 May 2010 lalu dimana aku waktu itu mulai mau menulis tapi cuma berapa artikel dan baru dilanjutkan akhir-akhir ini.
Hari ini aku lagi jalan-jalan ke rumah ortu di jelambar dan mendapatkan 2 incident kecil  dijalanan namun lumayan bikin kesal & kepikiran dulu mantan pacarku suka komplain mengenai situasi di daerah jelambar yang cukup rumit, ribet& riweh (jika dibandingkan dengan tempat tinggalnya di Kelapa Gading). Namun pada saat itu, aku yang karena sudah terbiasa tinggal didaerah situ, aku merasa nyaman-nyaman saja sampai hari ini aku kedaerah jelambar (kondisi sudah pindah tempat tinggal) akhirnya aku mengerti kenapa dulu dia suka ngoceh2. Memang kita (kebanyakan orang jelambar) suka aga serampangan ketika berkendaraan, kurang mau mengalah & cuek bebek. Tapi Tetap saja aku bisa menemukan cerita menarik dari daerahku yang bernama Jelambar, Jakarta Barat.

============================================================================================= 
Setelah di pikir2 ttg Jelambar, daerah dimana g tinggal selama hampir 16 tahun, ternyata memiliki banyak cerita.
jalanan yang biasa dilalui dan tidak terlalu di perhatikan ternyata menyimpan banyak sekali perubahan.
pas jumat, pulang dari bikin tugas kuliah, kebetulan dianterin teman g yang baik hati sekali dari bambu apus ke rumahku di jelambar.
dalam perjalanan setelah memasuki jelambar, g mulai cerita ma dia ttg semua toko yang ada di jelambar yang survive dari pertama g pindah jakarta mpe hari ini. ada yang bertambah besar ada yang sama saja ada yang mengecil. jumlah toko atau tempat usaha semakin hari semakin banyak. mungkin ada sekitar 300 toko yang berada di jalan protokol jelambar, bahkan beberapa diantaranya sudah mampu menjadi landmark bagi daerah jelambar antara lain:

jika kita masuk dari daerah Dutamas, kita akan menemukan Duta Buah, supermarket yang memulai usahanya dari hanya menjual buah segar sekarang sudah memperluas area toko dari satu ruko menjadi 3 ruko dan memiliki cabang di green garden. selain menjual buah segar, juga produk lainnya yang lazim di cari di supermarket. hampir semua penduduk Jelambar yang ingin membeli buah segar akan mengunjungi supermarket ini. Jika malam hari kita melewati Duta Buah, akan bisa dilihat jumlah motor yang di parkir di depan tokonya bisa mencapai +/- 40 motor ditambah dengan mobil +/- 10, dan itu datang silih berganti. bagi penduduk jelambar yang ingin mencari udara segar, menghilangkan kejenuhan di rumah, jajan kecil di malam hari akan langsung berpikir untuk pergi ke duta buah.

selain itu, ada restaurant yang juga sangat terkenal di daerah Dutamas Jelambar, restaurant nasi campur Atek (tidak halal), restaurant ini sangat terkenal khususnya bagi masyarakat keturunan chinese yang tinggal di jelambar bahkan orang yang tinggal di muara karang dan PIK, rela datang ke Jelambar hanya untuk makan Atek khususnya b2 panggangnya 

melewati dutamas, kita masuk ke area Jelambar yang lain, sepanjang jalan protokol itu, dari daerah kebun pisang, mulai muncul banyak sekali toko rumahan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir dimana sebelumnya yang hanya rumah tinggal...berjalan terus melewati Mesjid Arridho, yang juga menjadi landmark tersendiri dengan tenda besar menutupi jalan untuk sholat di hari jumat, kita akan menemukan kwetiau Medan ala "ALing", tante ini juga sangat hebat sekali, dia memulai restoran jual kwetiau medan dari berjualan di depan rumah dengan ukuran 2x1m dimana dulunya banyak yang beli untuk di bawa pulang, namun karena tingkat traffic dan pelanggan semakin banyak, dalam waktu jualan +/- 2 tahun, tante Aling ini akhirnya (entah menyewa/membeli) pindah ke ruko dan menyedeiakan tempat untuk makan di tempat, tidak jarang karena antrian pelanggan di kwetiau tante Aling ini membuat kemacetan kecil di jalan ini. keunggulan dari tante Aling ini, dia memasak makanannya dengan Arang. menu yang sangat aku suka dari tante Aling ini antara lain:
kwetiau pekcha, dimakan panas2 pake kriuk2 kulit b2 ditambahkan dengan kecap asin...ehmmmm............nyummy...........
mie goreng komplit (mie cha nui cha liau)........makan hangat2, pake kulit b2.....ditmbah nasi kena kecap asin dikit......ehmmmm.....wanginya.......nyummy...nyummy.....(jadi lapar)

landmark berikutnya adalah apotik langkat, apotik yang sudah sangat lama dan sangat di senangi pelanggannya meskipun harga jual untuk obatnya lebih tinggi diatas rata2 toko obat lainnya......

maju sedikit di pertigaan, sebelah kanan ada bengkel motor dan sepeda yang juga sudah sangat lama dan di katakan berhasil sekali, dari hanya bengkel kecil dengan gubug2an, hasil usaha mampu memperluas bengkelnya dan merenovasi nya menjadi bengkel dengan tembok/dinding. tukang bengkel nya juga bisa di bilang ramah

maju sedikit, landmark yang paling mudah di kenali adalah tempat pembuangan sampah yang sangat besar dimana itu menampung semua sampah penduduk jelambar, sekarang sudah lebih terawat karena uda di tembokin dan batasin, kalau dulu....pas sampah lagi banyak.....bisa meleber ke jalan2 mpe kalau lewat situ otomatis dapat "parfum" hahahahahhahahaa2x.

dari tempat pembuangan sampah tersebut, ikutin jalur, tidak jauh dari situ ada belokan kekanan, itu menuju ke rumahku, tapi belum jadi landmark

lurus terus mengikuti jalur protokol kita akan mengarah ke jalan Jelambar Baru Raya aka Borobudur, di sini juga menyimpan banyak cerita di mulai dari toko obat cina sebelah bank danamon, toko obat cina ini juga sangat terkenal dan mengalami jatuh bangun dan akhirnya tetap mampu berdiri dengna tegar. sebelumnya dia punya toko di barisan rumah aga depan dekat dengan jalan raya grogol namun tokonya terbakar dan dia pindah ke sebelah Danamon sekarang, engko nya yang jualan juga masih tetap sama. kalau binggung sakit apa dan butuh obat apa, datang aja, cerita ke ongkonya keluhannya apa trus tar dia langsugn kasih saran obat......(peringatan: konsultasi dokter tetap di butuhkan)....untuk semua obat cina, beli aja di sini pasti ada.......

berikutnya martabak yang di dekat salon Lanang boy, martabak ini juga sangat terkenal untuk di daerah jelambar, meskipun punya saingan di sebrangnya yang menjual dengna harga lebih murah 2rb, tetapi orang2 ttap beli martabak yang terletak di sebelah kanan jalan itu....uda lama banget tukang martabak ini dan masih tetap ramai

melewati itu sedikit, ada toko kecil yang menjual cakwe dan bubur, ini belum menjadi landmark tapi yang menarik adalah rumah makan ini aalnya dijalankan oleh pasangan kakek nenek, sang kakek membuat cakwe untuk dijual, nenek membuat bubur, bisa makan di tempat di bawa pulang. namun sudah sekita 1 tahun ini, si nenek sudah tidak terlihat di rumah makan itu, yang ada hanya si kakek, kemana nenek tersebut?

lurus lagi, kita akan menemukan ayam goreng/kalasan Borobudur, rumah makan yang khusus menjual ayam kalasan, memiliki pelanggan yang sangat banyak, hampir setiap malam, karena mengantri untuk ayam kalasannya, jalanan menjadi macet. bermulai dengan menjual dengan sistem tradisional, sekarang rumah makan ini sudah menempatkan electronic cashier.......apa yang enak dari ayam kalasan borobudur ini adalah cabe dan kremesnya....ayamnya yang empuk juga sangat enak.

dari situ, lurus terus aja kita sudah bisa keluar ke jalan besar menuju season city, emporium pluit, pluit village. Jelambar terletak di samping Citraland/Ciputra Mall dan dekat dengna Untar, Trisakti. Jelambar adalah sebuah sebuah kelurahan yang terletak di Jakarta Barat. kelurahan yang cukup padat penduduknya dan ampir seperti district perdagangan karena kita bisa menemukan banyak toko dari pakaian bayi sampai bahan bangunan, dari makanan sampai salon. land mark diatas merupakan landmark yang terletak di jalan protokol, di jalan kecilnya masih banyak toko yang menyimpan cerita dan perubahan.

banyak yang bilang jelambar sangat memusingkan, karena sekali kita masuk,kita akan susah mencari jalan keluarnya, hal ini mungkin karena Jelambar menyimpan banyak tempat menarik untuk di discover khususnya untuk makanan..................................

happy exploring......butuh informasi di jelambar...jangan ragu2, send me email or ask me here, dengan senang hati menjawab......

Monday, April 16, 2012

E-Toll Card Untuk Bapak Dahlan Iskan @iskan_dahlan

Dear Bpk. Dahlan Iskan, 

Pagi ini aku membaca di detik.com mengenai kegiatan Bapak berjualan e-toll card dengan tiga artis Indonesia & langsung itu membuatku ingin menulis Blog untuk Bapak karena aku merasa Bapak adalah sosok yang perhatian, pendengar yang baik, practical & punya cara yang lebih realistis dalam  berbagai hal. Namun tulisan hari ini lebih mengenai E-toll card yang sedang Bapak kampanyekan :)

Singkat cerita aku adalah pengguna baru e-toll card (11-04-12), di blog sebelumnya aku sudah menuliskan 2 kekhawatiranku ketika menggunakan e-toll card & juga kepuasan ku di blog sebelumnya (http://wowternyatabarutahu.blogspot.com/2012/04/wowternyata-pakai-e-toll-card-bisa-gara.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter ). Namun karena ini untuk Bpk. Dahlan yang sangat serius ikut dalam mengkampanyekan e-toll card ini, aku ingin menyampaikan Pain Point yang dirasakan maupun di persepsikan oleh end user (saya & suami). 

Pain Points suami:
Malam hari (11-04-12), pas aku cerita aku punya e-toll card loh sekarang reaksi suami langsung "AAhhh....ngapain kamu beli begituan??, ga ada gunanya, ga ada kelebihannya. Belum nanti kalau error, sama aja mesti bayar cash juga. 
13-04-12, Kredit di e-toll card sudah menipis, minta tolong suami mengisinya di Indomaret, reaksi suami "aneh banget, ngapain sih pakai e-toll card?, ga ada benefitny. GTOnya juga ga disemua gerbang tol, sama aja mesti siapin cash juga
15-04-12, terjadi pembicaraan dimobil dan kembali ngobrol ttg e-toll card, reaksi suami "Ga ada untungnya, kalau dulu beli karcis tol langganan baru untung, bayar 9 dapat 10 tiket, kalau ini sama aja, yang ada kita nyimpan duit di e-toll card itu dan ga ada bunganya jg"
16-04-12, "diskon 10% cuma sebulan doang, aku juga binggung, apa benefitnya? transaksi juga ga lebih cepat" (mengenai transaksi e-toll card yang digunakan di gerbang Non-GTO, memang lebih lambat bahkan dibandingkan dengan membayar cash)

Selain itu, meskipun aku sekarang sudah menggunakan e-toll card, sebenarnya aku masih memiliki kekhawatiran seperti :
1. kalau tidak transaksi di GTO, ada kemungkinan petugas tolnya nge-tap kartunya dua kali, dan aku rugi dong, secara kita jg tidak bisa melihat langsung ketika di nge-tap, dia salah ga ada yang tau.
2. ketika ada mobil di depan, selalu ada kekhawatiran mobil di depan mundur karena mesin rusak/ga cukup kredit/lupa bawa e-toll cardnya
3. Takut kehabisan kredit ketika di GTO karena tidak ada informasi sisa kredit (pernah tanya ke petugas tol, sepertinya dia bisa liat sisa kreditku) yang secara otomatis diinformasikan ke pengguna misalnya dgn sms alert / email ketika diambang batas kredit

Menurut informasi dari detik.com td pagi, pengguna e-toll card sudah mencapai +/-630.000, kalau dibandingkan dengan jumlah kendaraan roda empat ditahun 2010 yang mencapai 3.1jt (http://spektrumdunia.blogspot.com/2011/02/jumlah-kendaraan-di-dki-jakarta-pada.html) berarti baru sekitar 20% penetrasinya. Jika Pain Point diatas khususnya punya suamiku bisa dihilangkan dengan cara dia mendapatkan benefitnya spt dibawah ini:
1. Harga Tol lebih murah untuk pengguna e-toll card karena konsumen sudah bayar dimuka, segala yang dibayar dimuka pasti lebih murah karena adanya unsur bunga untuk penerima uang tersebut (present value > future value)
2. semua gerbang tol sudah punya GTO
3. E-toll card bisa digunakan untuk pembayaran yang lain seperti octopus card di hongkong yg bisa untuk bis, MRT, belanja dll.
4. Memiliki SMS/Email alert system untuk menginformasikan batas kredit kita

maka pastinya penetrasi e-toll card bisa lebih banyak karena dia mungkin bisa menjadi ambasador dari e-toll card. Selain itu, seperti yang ditulis sebelumnya (http://wowternyatabarutahu.blogspot.com/2012/04/wowternyata-pakai-e-toll-card-bisa-gara.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter ), salah satu ide untuk penetrasi e-toll card yang cepat & massive adalah dengan bekerjasama dengan bagian perpanjangan STNK & dealer mobil karena target marketnya semua pasti berhubungan dengan dua pihak tersebut.

Semoga tulisan ini bisa memberikan / menambah insight kepada Tim Bank Mandiri untuk menyukseskan E-Toll Card  ini & menyusun rencana pengembangan kenyamanan pengguna. Sukses untuk Bapak Dahlan Iskan. 

Regards, 
Lyly

Friday, April 13, 2012

"Have a Nice Tea Break With Silver Needle White Tea"

Sekarang sering ada iklan teh dalam botol yang memiliki keunggulan tehnya menggunakan pucuk daun teh & ada dua ekor ulat yang berjuang begitu keras menuju pucuk pohon teh, namun ketika sudah mendekati pucuk, eh malah dicabut oleh petani teh. aku suka dengan ulatnya, lucu gemuk....kalau orang mungkin sudah dibilang chubby. Namun aku jadi berpikir, kenapa harus memperebutkan (mengkomunikasikan) Pucuk daun teh tersebut?apa memiliki khasiat lebih?  bagaimana kita bisa tau itu pucuk daun teh atau bukan (apalagi dalam botol, yah ga bisa dibedain).

Aku teringat  seorang teman yang senang membawa teh ke kantor. Biasa dia tawarkan kalau ada yang kurang enak badan karena katanya teh ini memiliki anti oksidan yang tinggi.  Teh yang dia bawa merupakan Teh Putih (Merk Silver Needle). Pertama kali dengar teh putih, aku rada heran, emang ada ya? karena aku taunya Teh hijau, teh hitam. Baru kali itu aku dengar Teh Putih. Dan ternyata kenapa namanya teh putih, ternyata karena dipetik sebelum matahari terbit sehingga belum terjadi oksidasi maka warnanya tidak hitam/coklat. Selain itu, Teh Putih Silver Needle ini, menggunakan 100% Pucuk Daun Teh tanpa batang ataupun daun, ini juga yang sepertinya membuat warna seduhan tehnya cukup bening tidak pekat seperti teh celup biasanya. (lebih lengkap, ternyata ada di http://www.identitea-corp.com/). Ternyata  karena Teh Putih dengan Pucuk Daun teh tersebut dalam proses pengolahannya mengalami sedikit sekali proses oksidasi sehingga mampu mempertahankan kandungan antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk tubuh. Dan informasi dari temanku, untuk mengetahui bahwa daun teh yang dipakai adalah pucuk, ketika diseduh maka pucuk daunnya akan berdiri seperti jarum.

Dan yang lebih menarik lagi, 2 hari yang lalu, karena pengen tau cara membedakan pucuk daun teh atau bukan, sesampainya di kantor, aku langsung minta Silver needle tersebut ke temanku. Dengan baiknya langsung diseduh olehnya. Langsung aku bawa ke ruangan pas lagi sendirian. sambil mengerjakan pekerjaan, kira-kira setelah 4 menit tercium bau teh yang wangi sekali padahal cangkir tersebut aku letakkan sekitar 30-40 cm dari tempat ku duduk. ehm.....wanginya menyegarkan sekali & ehmmm.....hmmm (kalau di film kartun, seperti ada asap putih berbentuk tangan menghampiri hidungku dan mengarahkan kepalaku ke arah cangkir) dan aku pun langsung teringat dengan teh tersebut. Tapi karena masih panas, akhirnya aku diamkan dulu, dan hey, daun tehnya sudah ada yang berdiri seperti jarum dan ini menandakan bahwa ternyata benar, teh ini menggunakan pucuk daun teh. dan semakin lama semakin banyak yang berdiri.....wuau...



Dan pas diminum, tastenya menurutku tidak terlalu pekat / pahit sehingga cukup menyegarkan dan dipadu dengan keharuman wangi tehnya....ehmmm....yang aku ga bisa lupakan itu memang adalah wanginya yang sangat menyegarkan sekali.....kalau lagi capek sumpek ngeliat kerjaan memang Silver Needle ini Perfect Choice for Tea Break...

Setelah aku pikirkan lagi kenapa nama/merknya harus Silver Needle, ternyata kalau diperhatikan ketika pucuk daun teh tersebut berdiri memang terlihat seperti jarum dan karena meskipun sudah diseduh, pucuk tersebut tidak berwarna hitam/menghitam, dan masih putih. karena memang teh putih. Mungkin karena ini berdiri seperti jarum dan berwarna putih diumpamakan seperti perak/silver, maka jadilah Silver Needle Tea...ehmm maybe yes...maybe no. (just a thought). Have a Nice Tea Break.


Wednesday, April 11, 2012

WowTernyata "Pakai E-Toll Card Bisa Gara-gara Love Juice Pome "



Akhirnya hari ini, aku pertama kalinya menggunakan fasilitas GTO (Gerbang Otomatis Tol). Aku gunakan di gerbang tol cililitan yg dari arah Jorr ke Tj priuk. Hoho senangnya, soalnya antrian cuma 1/3 dr antrian gerbang tol manual. Dan aku mencoba menghitung berapa lama waktu yg aku habiskan untuk antrian sekitar 15 mobil, Total sekitar 240 detik (4 menit). Waktu 4 menit merupakan waktu yg sangat singkat utk kondisi lalin tol di gerbang cililitan pas siang hari. dulu aku pernah menghabiskan sekitar 20 menit hanya utk byr tol dan ditambah macet setelah bayar tol, maka emosi melalui toll ini jadi super tinggi. tapi dgn e-toll card CUKUP 4 menit meskipun habis itu macet gila jg tapi paling tidak menghemat 15 menit utk byr tol.
Tapi dari perjalanan hari ini, sudah 2x aku melihat kendala di GTO. Pagi hari setelah mengantri di GTO,ternyata 2 mobil didepan ku mundur. Awalnya aku pikir rusak tapi ternyata sepertinya mobil paling depan saldonya ga cukup atau mungkin tidak sadar bahwa itu gto (karena setelah itu, mobil dibelakangku masuk GTO tidak bermasalah). Akhirnya akupun ikutan mundur. Siang ini pun di GTO cililitan, juga terjadi halangan dimana mobil depan sepertinya sudah kekurangan saldo di kartunya akhirnya pun harus dibantu petugas untuk buka palang GTO dan akhirnya dia bayar cash k petugas. Dua kejadian yg mirip terjadi dalam 1 hariku sehingga aku berpikir kenapa orang bisa ga sadar saldonya kurang? hal ini akan sangat menganggu bagi pengemudi lainnya apalagi kalau antrian padat & tidak ada petugas didekatnya karena membuat transaksi yg harusnya cepat menjadi lambat.

Untuk meminimalisir hal tersebut mungkin Bank Mandiri bisa menambahkan fitur credit alert sms bagi setiap e- toll card yang mendekati nilai credit 10.000 sehingga pengguna bisa tau bahwa dia harus isi ulang. Karena kalau ngga, siapa bisa ingat, apalagi orang seperti aku yang rada pelupa. Alhasil, bakal menganggu kelancaran di GTO.

Ngomong-ngomong kenapa aku akhirnya mutusin beli e-toll card karena selain temanku pernah cerita kemudahan ga usa antri panjang & memang akhir2 ini transaksi tol ku cukup tinggi, Tapi setelah dipikir-pikir sebenarnya karena sangat terpengaruh dengan hadiah yg ditawarkan tim lapangan Mandiri yg menjual e-toll card di pintu gerbang tol kelapa gading yg pertama kali aku liat berhadiah minuman Love jus pome dan aku rasa wah cukup worthy beli e-toll card 50rb berhadiah jus pome yg memang aku lg pengen coba. Namun pas pertama kali aku liat memang aku ga langsung beli,aku baru beli hari ini karena mereka menawarkan hadiah jus buah juga yg awalnya dr jauh aku pikir itu Love jus pome,jadi aku beli aja,eh ternyata Love jus guava. memang merkny sama namun aku maunya yg pome, tapi ya udalah toh ngantri jadi lebih pendek. :).

Proses pengambilan keputusanku utk menggunakan e-toll card yg kalau dilihat dr sisi pemasaran didasarkan pada Customer(Me, Myself) Perceive Value dimana dengan menambahkan hadiah Love jus pome Bank Mandiri membuatku melihat nilai keuntungan yg aku dapat dari e-toll card menjadi lebih besar daripada nilai yg harus dibayarkan (percieve value > percieved cost) karena brand jus pome tersebut membantu mengangkat nilai dari brand e-toll card. Pemilihan brand promosi yg tepat membantu menambah value bagi ku, namun kalau dia menggunakan brand jus yang mungkin tidak lebih premium (massal) dibandingkan Love Juice, mungkin aku tidak mau membelinya. Strategi ini, buat meng-acquire customer seperti aku sangat sukses. Tapi pertanyaan berikutnya : dengan keuntungan yang diperoleh dari e-toll card, kenapa masih banyak yang belum menggunakan e-toll card ini? mungkin tim marketingnya harus bekerja lebih keras lagi.

Aku kepikiran beberapa ide, mungkin tim pemasarannya bisa bekerja sama dengan bagian perpanjangan stnk & dealer mobil dengan memberikan langsung e-toll card bagi setiap pembeli mobil & yang memperpanjang stnk. pastinya bisa mendapatkan lebih banyak pengguna e-toll card.  Just a Thought.


Thursday, April 5, 2012

Wow "Fungsi Warna Post-it Notes Baru Benar-Benar Terasa"

Minggu lalu suamiku dimintain tolong oleh adik ipar untuk membantu tugas kuliahnya dalam bentuk penyebaran kuesioner.  Namun, baru 2 hari yang lalu (selasa, 3 April) akhirnya 2 kuesioner aku bawa ke kantor untuk minta diisikan oleh teman kantor karena sudah harus dikumpulkan. 1 kuesioner telah diisi oleh teman, sisanya 1 lagi masih dipegang oleh seorang teman yang kebetulan setelah pulang kantor kita berencana menghadiri kegiatan bedah buku, dan aku berpikir untuk meminta dia isi di perjalanan. 
Singkat cerita, setelah acara selesai, aku pun pulang dan ditengah jalan aku baru berpikir, wuala...aku lupa minta kuesionernya kembali. Dengan rasa ga enak, akhirnya aku bilang akan di scan dan email ke dia (Adik iparku) besok pagi-pagi sekali. 

Esok harinya, kebetulan sekali aku memiliki jadwal meeting yang cukup padat dan pagi-paginya pas aku telp ke teman ku dia belum datang, 15 menit kemudian telepon lagi, dia sudah meeting lagi dan di satu sisi aku sudah di SMS adik iparku untuk minta tolong di email sebelum jam 12 siang. Uuh karena ketinggalan, jadi kasihan adik iparku dikejar dosennya. Akhirnya sekitar jam 11.50, aku keluar dari ruang meeting untuk ambil dokumen meeting & langsung ke meja temanku dan ternyata belum diisi semuanya, berakhirlah aku menunggu dia untuk diisi terlebih dahulu dan langsung men-scan kuesioner tersebut dengan perasaan terburu-buru. Dan akhirnya masuk ke ruang meeting kembali dan melanjutkan meeting & berakhir makan siang jam 2 ;(

Sorenya, dokumen tersebut aku bawa pulang kerumah dan berencana untuk mengantarkannya kerumah adik iparku besok pagi karena sudah kemalaman. Setelah beres-beres dirumah, aku mengeluarkan kuesioner tersebut dari tas & meletakkannya di meja. Tiba-tiba terbesit di kepalaku "bisa gawat ni kalau besok lupa bawain kasih dia", dan langsung aku menarik selembar Post-it notes berwarna kuning orange dari dispensernya dan menempelkannya di dokumen tersebut dgn tulisan "Bawain Buat Filda", berharap besok pagi aku akan bisa mengingatnya

Setelah menempelkannya dan pas mau jalan kearah kamar mandi, aku baru tersadar bahwa Post-it Notes yang aku tarik itu, punya warna yang cukup ngejreng sehingga setiap kali aku menoleh ke arah meja, pasti mataku akan tertarik melihat ke notes tersebut. Aha...ternyata memang benar Post-it Notes adalah salah satu alat pengingat yang SANGAT Ampuh. Dengan warnanya yang ngejreng tapi tetap indah dilihat, pastinya akan selalu menarik mata kita secara sadar maupun tidak sadar untuk melihat notes & pesan yang tertulis di notes tersebut sehingga pasti akan ingat terus pesannya. Ohh Ternyata aku baru memahami kenapa  banyak orang senang menggunakan produk ini sebagai reminder karena memang alat yang ampuh sebagai reminder.

Meskipun sehari-hari aku sering terpapar (melihat & kadang menggunakan) produk ini di kantor, namun aku memang jarang menggunakannya karena aku merasa aga sayang kalau dihambur-hamburkan. namun dengan pengalaman ku kemaren, pastinya aku jadi ingin selalu menggunakan Post-it Notes khususnya yang berwarna neon untuk mengingat segala sesuatu. Karena resiko atau bayaran ketika aku kelupaan sesuatu bisa lebih mahal dibandingkan harga produk Post-it tersebut. Aku mencoba membayangkan jika aku lupa membawakan kuesioner tersebut, mungkin adik iparku bisa di tegur dosennya dan bisa saja dia mendapat nilai negatif untuk kejadian tersebut. Dan karena nilai negatif tersebut, bisa saja membuat dia kesal dengan ku dan akhirnya hubungannya jadi kurang enak dan bisa saja terjadi kelanjutan yang lebih tidak meng-enakan lagi (yang ga ingin aku bayangkan lagi....seerremm). 

Kejadian kelupaan baik hal kecil maupun hal besar bisa berakibat fatal. Jadi Pastikan selalu mengingat hal yang harus diingat dan gunakan post-it Notes untuk membantu mu (kaya promosi aja :D ). Be Mindfulness.

Wednesday, April 4, 2012

WowTernyata "Pesaing Lulur Mandi Purba Ayu = Nexcare Net Sponge/shower Puff"

Aku selalu menyenangi aktivitas Mandi karena Mandi selalu membuat tubuhku terasa lebih segar dan penuh energi kembali. Mandi bisa membuat reda amarahku, membuat emosi lebih stabil. Bahkan seringnya aku mendapat ide-ide baru ketika aku mandi, makanya aku ingin sekali menulis tentang cerita dibawah ini, karena berhubungan dengan kegiatan mandi. 

Sekitar 5 Bulan yang lalu, aku mendapatkan Nexcare Shower Puff di kantor, dan pas sampai rumah langsung aku tes gunakan pada saat mandi dan ini pertama kalinya aku menggunakan Shower Puff karena dari dulu mungkin karena aku juga aga "old fashioned", aku selalu menggunakan sabun batang untuk mandi dan baru mulai ketika sudah bekerja (Tahun 2005) aku mulai menggunakan sabun cair karena untuk menjaga kelembutan & kelembaban kulit (mulai belajar jadi feminim :D ). Namun ketika menggunakan sabun cair pun, aku biasanya menggosokan langsung dengan tangan dan tidak pernah merasa bermasalah.

Sekitar 1 tahun yang lalu, aku mulai rutin melakukan kegiatan lulur seminggu sekali yang menghabiskan waktu 30 menit - 1jam yang sebenarnya cukup melelahkan buat ku, namun aku tetap melakukannya dengan alasan demi kelembutan kulit. Sampai ketika aku mendapatkan shower puff tersebut dan aku menggunakannya untuk pertama kali......sehhhh...sehhhh....halusnya kulitku setelah mandi.....senangnya, karena ternyata dengan sponge nya tersebut, kulit mati/kering kita lbih cepat terangkat. Puas sekali hati ini rasanya, setiap hari sejak hari itu, aku selalu menggunakan Nexcare shower puff/net sponge. Aku pernah mendapat produk sejenis dengan merk lain (seperti yang harganya lebih murah) sebut saja merk XYZ, pas aku pakai, rasanya terlalu kasar, sepertinya perbedaannya ada di elastisitas dari net spongenya, kalau yang merk XYZ tersebut lebih kaku, sehingga tidak enak di kulit. Jadinya sekarang pakai Nexcare terus. 

Nah setelah pakai Shower puff selama hampir 5 bulan, aku menyadari bahwa lulur mandi purbasari ku masih belum aku sentuh dari sejak pertama kali beli di rumah baru ini. Masih full padahal biasanya 1 botol paling hanya untuk 2-3 bulan. dari sini aku menyadari bahwa WowTernyata pesaing dari produk Lulur Mandi Purbasari tersebut sebenarnya bukan produk sejenis dengan merk berbeda atau tempat-tempat spa, namun pesaingnya juga adalah Shower Puff, kenapa bisa begitu? karena dengan aku menggunakan shower puff setiap hari, kulitku selalu terasa lembut, sehingga penggunaan lulur mandi nyaris tidak ada lagi atau dengan kata lain, shower puff menggurangi Amount of Usage, dimana di dunia marketing/sales, Increase "Amount of Usage" merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan. 

Namun cerita belum berakir sampai disini. Sabtu lalu, aku mengikuti satu kegiatan outdoor dilapangan sepakbola dengan cuaca yang cukup terik, maka berakhirlah aku pulang kerumah dengan tubuh terdehidrasi, lengket karena keringatan. Dengan kondisi tubuh seperti ini dan takut hitam, maka pas mandi aku langsung berpikir harus luluran untuk mengangkat sel-sel kulit mati supaya tidak terlalu Geseng. Selesai melulurkan seluruh tubuh, aku merasakan kelembutan kulit yang sepertinya berbeda dengan kelembutan yang aku dapatkan setelah menggunakan shower puff. aga sulit menemukan kata-kata yang tepat untuk mendeskripsikan, namun sejak hari itu, aku jadi mengambil kesimpulan bahwa : 
"Iya Betul Shower Puff merupakan pesaing dari Cream Lulur Mandi, namun masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Shower Puff akan aku gunakan untuk perawatan kulit sehari-hari, sedangkan Cream Lulur Mandi digunakan untuk perawatan yang digunakan setelah kulit di terpa dengan kondisi extrim seperti aktivitas outdoor yang terlalu lama, dll. 

2 produk berbeda namun saling bersaing memang sudah sering sekali terjadi tapi terkadang butuh keterlibatan lebih dalam untuk menyadari hal tersebut dan ini mungkin adalah salah satu hal yang membuat orang-orang senang bekerja di dunia pemasaran karena seperti menemukan Harta karun di Gua terpencil. Yang membuat ku merasa ini sebagai one of my life lesson adalah "Point-point penting justru disadari ketika kita tidak berpikir keras mengenai hal tersebut namun mencoba menjalani & melihat dari sisi yang berbeda, dalam hal ini adalah menempatkan diri sebagai orang lain". mudeng? hahahaha. Happy Shower.

Monday, April 2, 2012

WowTernyata "Emang Beda Pakai Sabut Scotchbrite Putih Vs. Hijau"

Dari awal sejak menikah, aku sudah mulai menggunakan sabut putih Scotchbrite untuk mencuci segala peralatan makan dan masak karena memang pas kebetulan saat itu punyanya yang putih...setelah dipakai hampir 5 bulan (kenapa bisa bertahan 5 bulan, aku pikir memang karena masih jarang mencuci), akhirnya sabut tersebut rusak juga dan aku memakainya untuk menggosok dinding keramik dapur supaya menghilangkan cipratan minyak ketika memasak. 

Esok sorenya ketika memasuki dapur, tiba2 aku melihat sabut warna hijau sudah ada di wadah sabut biasanya. langsung aku bertanya pada suamiku dan ternayta memang dia yang mengganti sabut putih yang sudah rusak tersebut. karena biasanya yang memasak adalah sang suami ( :p ) & aku mencuci piring & peralatan makan setelah selesai makan. 

Mulailah aku menggunakan sabut hijau untuk mencuci piring-piring kotor yang ada, dan aku langsung berasa tidak nyaman karena terkesan kasar (maklum biasanya pakai yang sabut putih terasa sangat halus). tapi aku tidak terlalu menghiraukannya sampai sore ini  saat aku pulang rumah lebih awal, dan kepikiranlah semua pekerjaan rumah yang belum selesai dari ngepel kamar, setrika baju sampai mencuci piring. tapi karena sudah keliling jalanan seharian, akhirnya aku duduk dulu dimeja makan sambil menikmati buah semangka yang sudah terpotong. rasanya segar sekali, dingin dan penuh dengan air. 

Setelah ngaso bentar, akhirnya aku masuk ke dapur untuk mencuci piring&perlengkapan masak yang dipakai pagi tadi untuk siapin sarapan. setelah membasahi piring dll, mulailah aku mengambil sabut hijau dibasahi dengan air sabun, dan mulai menggosok....srek...srek....srek.....bunyinya dan terdengar cukup manggangu dikuping sore ini. kenapa? kepikiran soalnya memang biasanya aku pakai sabut putih yang kalau digosokkan ke piring, tidak ada suara srek srek srek......
dan aku merasa piring makan yang terbuat dari keramik akan bisa tergores jika aku pakai yang hijau untuk mencuci piringku. 

Tapi ketika aku menggunakan sabut hijau untuk mencuci wajan yang berminyak, srek...srek....srek.....hanya sekali aku cuci, dan ketika dibilas, Wow Ternyata langsung keset. 
sebelumnya aku menggunakan sabut putih untuk mencuci wajan dengan kondisi yang sama, namun ketika dibilas, selalu masih berasa ada minyak nya. sehingga aku harus selalu mencuci 2 kali untuk si wajan tersebut menjadi keset. 


Sebelumnya kalau pas lagi jalan-jalan ke supermarket & kalau ada di area sabut, stock di toko sangat banyak, aku selalu berpikir, apa mungkin laku semua produk itu?, tapi sekarang aku sendiri  mutusin aku harus punya 2 sabut cuci. satu untuk peralatan makan yang lebih halus (aku pikir aku akan pakai Sabut yang putih) dan satu lagi yang hijau untuk peralatan masak yang lebih kasar.....Akhirnya aku baru mengerti :)